Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

Labels

Labels

Tampilkan postingan dengan label Reproduksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Reproduksi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Januari 2012

Tanda -Tanda Perempuan yang Sedang Kehilangan Hasrat Seks

Tanda -Tanda Perempuan yang Sedang Kehilangan Hasrat Seks - Setiap hari libur,  kebanyakan wanita menghabiskan waktu dengan belanja, memasak, mempercantik diri atau mendekorasi rumahnya. Tidak ada salahnya memang. Tapi jika dilihat lebih dalam, kebiasaan yang menguras tenaga selama liburan ini seringkali berakibat buruk di tempat tidur.
Faktor utama yang berkontribusi terhadap rendahnya dorongan  seks  pada wanita muda adalah terlalu banyak melakukan hal-hal yang 'gila' selama liburan. Tidak ada keraguan bahwa beberapa wanita mengalami dorongan  seks  yang rendah atau tidak ada keinginan untuk bercinta. Wanita yang dorongan seksnya rendah atau tidak ada hasrat disebabkan karena rendahnya keinginan berhubungan seksual,
Tanda -Tanda Perempuan yang Sedang Kehilangan Hasrat Seks dimana mereka mungkin tidak memiliki pasangan yang hangat atau baik, atau mungkin tertekan karena pekerjaan dan keluarganya atau karena kelelahan merawat bayi yang baru lahir dan menyadari bahwa ada saat-saat dalam hidup di mana  seks harus dikesampingkan. Kita harus menantang ide-ide yang menunjukkan bahwa wanita atau laki-laki harus selalu menginginkan banyak seks sepanjang waktu.Para peneliti memperkirakan ada sebesar 7-12 persen dari populasi wanita hidup dengan penurunan hasrat  seksual  dan gangguan yang terkait. Dalam sebuah penelitian tahun 2010 yang diterbitkan Journal of Sexual Medicine, para peneliti mengamati 400 orang wanita usia pramenopause yang mengalami gangguan dorongan  seksual  yang rendah.
Sebanyak 85 persen wanita yang memiliki dorongan  seks  yang rendah menyebutkan beberapa faktor penyebabnya, antara lain:
1. Stres atau kelelahan (60% peserta penelitian mengatakan bahwa faktor ini berkontribusi pada dorongan  seks  yang rendah)
2. Ketidakpuasan dengan penampilan diri sendiri (41%)
3. Kesulitan  seksual , misalnya kesulitan mencapai orgasme (34%)
Tanda -Tanda Perempuan yang Sedang Kehilangan Hasrat Seks Para peneliti menyimpulkan bahwa meningkatkan harga diri dan diimbangi dengan mengurangi tingkat stres secara signifikan dapat memperbaiki kehidupan  seks  wanita.
"Data yang survei menunjukkan bahwa pria dan wanita berhubungan  seks  lebih sering ketika masih muda. Apalagi pada usia 20-an bagi wanita dan pertengahan 20-an sampai 30-an untuk pria. Tetapi wanita lebih mudah orgasme seiring bertambahnya usia. Wanita muda lebih sibuk meniti karir dan disibukkan oleh pekerjaan atau mengasuh bayi. Hal seperti ini dijaga atau dikontrol dan jangan membiarkan dorongan  seks  yang rendah itu. Jika ingin menghangatkan suasana dengan pasangan ada cara-cara ini yang bisa dicoba:

Jangan Terlalu Serius
Wanita atau ibu muda umumnya senang mengadakan perjamuan atau perayaan ulang tahun anak atau semacamnya. Namun segala kesibukan dan hiruk pikuk yang menguras tenaga dapat merendahkan dorongan seks. Aturlah jadwal dengan baik dan pastikan tidak terlalu sibuk agar sempat mengisi ulang tenaga.

Memperbaiki Pola Makan
Makan dengan baik untuk meningkatkan dorongan  seksual . Pastikan untuk mengonsumsi beberapa makanan yang dapat meningkatkan suasana hati, olahraga untuk mengontrol kalori, dan sebelum tidur.
"Salah satu hal yang dapat dilakukan wanita demi kesehatannya sendiri dan dorongan seksnya adalah makan dengan baik. Semua ini bisa membantu wanita merasa baik dan lebih terbuka untuk seks.

Lakukan Isyarat Erotis
Ada banyak 'isyarat erotis' yang dapat membantu meningkatkan gairah  seks , termasuk membaca buku erotis, menonton video erotis, berpakaian seksi atau melakukan sesuatu bersama pasangan yang dapat menjadi menarik.

Tanda -Tanda Perempuan yang Sedang Kehilangan Hasrat Seks itu nga bisa dibiarkan begitu saja karena dapat merugikan pasangan kita (suami istri).Setelah kita membaca artikel di atas mudah-mudahan bisa membantu anda dalam mengikat hubungan yang lebih romantis.
Read More

Mengontrol Hubungan Sex, positif Buat Tubuh

 

Mengontrol Hubungan Sex, positif  Buat Tubuh - Hubungan seks yang dilakukan oleh pasangan  bisa memberikan banyak dampak positif bagi tubuh dan kesehatan. Untuk itu ketahui frekuensi hubungan seks yang optimal dan minimal agar lebih bermanfaat.
          Berbagai studi telah menemukan bahwa hubungan seks yang dilakukan secara teratur bisa memberikan manfaat seperti mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, mengontrol tekanan darah, membantu membakar kalori yang nantinya dapat meningkatkan kualitas hidup.
Saat melakukan hubungan seks, maka hampir semua otot yang ada ditubuh turut dilibatkan sehingga bisa membantu membakar kalori. Hal ini karena semakin cepat jantung berdetak, suhu tubuh yang meningkat dan banyaknya keringat yang keluar, maka semakin banyak pula kalori yang dikeluarkan.
         Sementara itu sebuah studi mengungkapkan jika hubungan seks yang dilakukan bisa mencapai orgasme, maka tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin yang ternyata mampu menghilangkan rasa sakit di kepala, Begitu juga orang yang melakukan hubungan seks secara rutin akan memiliki antibodi immunoglobulin A yang lebih tinggi dibanding dengan orang yang jarang. Antibodi ini berfungsi melindungi tubuh dari infeksi.

Agar hubungan seks yang dilakukan bisa berdampak positi bagi tubuh, ketahui frekuensi optimal dan minimal dari hubungan seks yang sebaiknya dilakukan pasangan berdasar usianya:
1. Usia 20 tahun, frekuensi optimal 2x sehari, frekuensi minimal 1x sehari
2. Usia 30 tahun, frekuensi optimal 1x sehari, frekuensi minimal setiap 2-3 hari
3. Usia 40 tahun, frekuensi optimal setiap 3 hari, frekuensi minimal setiap 4 hari
4. Usia 50 tahun, frekuensi optimal setiap 5 hari, frekuensi minimal setiap 10 hari
5. Usia 60 tahun, frekuensi optimal setiap 10 hari, frekuensi minimal setiap 20 hari

Meski begitu sampai saat ini belum ada studi yang menemukan efek buruk yang timbul jika seseorang jarang atau tidak pernah melakukan hubungan seks. Hal ini menunjukkan adanya manfaat hubungan seks bukan berarti ada risiko yang muncul jika tidak melakukannya.

Read More

Senin, 16 Januari 2012

Kedelai Dapat Menurunkan Produksi Sperma

Kedelai Dapat Menurunkan Produksi Sperma - Setelah kita membaca judul di atas, kita akan bertanya dalam diri kita sendiri apalagi pada kaum Adam (laki-laki) apakah betul bahwa Kedelai Dapat Menurunkan Produksi Sperma??? Sebelum kita mengetahui lebih jelas mari kita telusuri tentang kedelai tersebut apakah selama ini kedelai Dapat Menurunkan Produksi Sperma atau sebaliklnya??Kedelai itu termasuk dalam keluarga kacang-kacangan yang berukuran kurang lebih sebesar kacang polong, dan memiliki tingkatan nutrisi sangat tinggi terutama protein nabati. Kedelai baik bagi tubuh manusia. Kedelai telah menjadi sumber protein yang penting selama lebih dari lima ribu tahun. Selain bernutrisi tinggi, kedelai merupakan sumber minyak nabati yang kaya akan protein lengkap, karbohidrat, serat, lemak sehat, dan sejumlah vitamin dan mineral penting untuk kesehatan. Di dalam satu biji kedelai terkandung sejumlah besar asam fitat, asam alfa-Linolenat, isoflavon genistein dan daidzein. Kacang kedelai ini memiliki tingginya kandungan protein nabati kedelai yang lebih besar dibanding kacang-kacangan lain plus 9 asam amino menjadikan kedelai spesial. dan sejumlah kandungan yang telah disebutkan diatas turut menambah deretan kebaikan kedelai bagi kesehatan. Dan berikut 8 kandungan utama kedelai, dan manfaatnya bagi tubuh:

Penjelasan di atas sudah jelas tentang kandungan kedelai pada tubuh kita yang sangat dibutuhkan oleh tubuh tapi, apakah betul lagi permasalahan judul di atas dapat menurunkan produksi sperma kita bagi laki-laki? Permasalahan ini bahwa para penelitian melakukan sebuah penelitian berkali-kali dimana dalam penelitian oleh Jorge Chavarro di Harvard School of Public Health di Boston, disimpulkan bahwa kedelai mengandung bahan yang bisa membahayakan produksi sperma.

Para ahli mengatakan bahwa kadar testosteron pada pria juga dipengaruhi oleh asupan kedelai. Isoflavon dalam kedelai memang memiliki efek pada perkembangan kanker prostat. Namun, hal itu berbeda sesuai dengan stadium penyakitnya. Sementara, isoflavon melindungi laki-laki berusia di atas 60 tahun dalam melawan kanker prostat. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas North Carolina di Chapel Hill menyebutkan mungkin isoflavon tidak memberikan perlindungan pada tahap awal kanker pada pria yang lebih muda.
Bentuk kedelai yang sebaiknya dihindari? Kacang kedelai mentah harus dihindari, karena sulit dicerna dan dapat menyebabkan alergi.

Bentuk kedelai yang tidak difermentasi dikenal menghasilkan berbagai reaksi alergi pada manusia seperti batuk, bersin, hidung meler, gatal-gatal, diare, kesulitan menelan, serta sebagai shock anafilaksis. Ini adalah efek dari phytates dan bahan-bahan lain seperti soyatoksin, inihibitor protease, saponin, oksalat, goitrogens, dan estrogen yang ada dalam kedelai.
Bentuk kedelai yang tidak berbahaya. Secara tradisional, kedelai dimakan dalam bentuk fermentasi. Inilah cara yang tepat untuk memakannya. Dengan bentuk fermentasi, diyakini semua efek yang merugikan dari kedelai dapat dihindari malahan mendapatkan semua manfaat kesehatan.

Read More