Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

Labels

Labels

Tampilkan postingan dengan label Serangga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serangga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Januari 2012

Tips Menghindari Gigitan Nyamuk Malaria

 

Tips Menghindari Gigitan Nyamuk Malaria - Di antara serangga-serangga yang paling berbahaya di lingkungan sekitar kita adalah  nyamuk dimana jenis serangga ini bisa mengakibatkan kematian akibat timbulnya penyakit malaria dari gigitan nyamuk malaria. Nyamuk malaria sangat disenangi pada tempat-tempat yang jorok misalnya penampungan sampah, genangan air yang tenang, kaleng-kaleng yang kosong dan masih banyak lagi tempat-tempat yang sangat ekstrim yang bisa hidup dan berkembang biak oleh nyamuk malaria, ketika hal seperti itu di sekitar lingkungan rumah kita maka akan lebih mudah kita  terjangkit demam berdara atau penyakit malaria akibat gigitan nyamuk malaria. Dengan hal seperti itu anda bisa dapat mengikuti atau mempelajari bagaimana Tips Menghindari Gigitan Nyamuk Malaria yaitu sebagi berikut:

 

 

1. Menghindari atau mengurangi gigitan malaria
          Pada siang hari apa lagi di malam hari usahakanlah kalau mau tidur sebaiknya   menggunakan kelambu agar supaya kita terhindar dari gigitan nyamuk sehingga tidurpun akan terasa nyenyak.

 

 

2. Memberantas sarang nyamuk
           Langkah awal yang harus kita lakukan dalam mengatasi sarang nyamuk membuang sampah pada tempatnya,senangtiasa membersihkan kamar madi dan bak kamar madi, menguburkan sampah-sampah yang berkaleng atau botol-botol yang tidak diperlukan lagi, membersihkan got atau saluran pembuangan air kotor, memangkas rumput-rumput di sekitar got atau di sekeliling lingkungan rumah, mengalirkan genangan-genangan air atau menimbun tanah atau pasir dan mengusahakan tidak ada tempat gelap dan lembab di dalam rumah, dengan memasang genting kaca atau membuka jendela dan memasang kawat kasa di setiap pentelasi Anda pun bisa menggunakan membunuh jentik-jentik nyamuk dengan memelihara ikan pemakan jentik atau obat anti larva nyamuk

Ketika telah kita melakukan hal seperti di atas Tips Menghindari Gigitan Nyamuk Malaria maka hidup kita akan terasa nyaman dan terbebas yang namanya penyakit malaria dari gigitan nyamuk.

Read More

Ciri-ciri Orang yang Sering Digigit Nyamuk

Ciri-ciri Orang yang Sering Digigit Nyamuk - Mungkin kita akan bertanya bagaimana sih ciri-ciri orang yang sering digigit nyamuk? hal ini membuat kita menjadi penasaran dengan hal itu. Dengan hal seperti itu Anda dapat bisa membaca artikel ini atau dengan lebih mengetahui bagaimana ciri-ciri orang yang sering digigit nyamuk.

         Beberapa serangga yang telah kita ketahui contohnya nyamuk dimana serangga ini yang  sangat berbahaya di dunia karena bisa menimbulkan kematian, contohnya di Indonesia sudah banyak orang yang terkena gigitan nyamuk dimana akibat penyakit yang ditimbulkan salah satunya penyakit malaria. tapi bukan saja di Indonesia beberapa negarapun mengalami hal seperti itu. Orang rentan terhadap gigitan nyamuk saat pagi atau fajar (saat matahari terbit) dan sore (saat matahari terbenam) karena serangga bersayap itu memang paling sering mencari makanan pada waktu-waktu terebut. Serangga ini (nyamuk) bukan saja menyerang di malam hari tetapi juga di siang apalagi keadaan rumah atau keadaan sekitar lingkungan rumah kita yang kurang bersih.

           Saya sebagi penulis artikel ini akan membagikan sedikit ilmu saya yang saya dapatkan di bangku kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar dimana mata kuliah yang saya dapatkan Imunologi yang dibawakan dosen saya sendiri. Pada saat mata kuliah yang diajarkan, dosen saya menyinggung mengenai nyamuk dimana bahwa nyamuk betinalah yang menggigit karena ia membutuhkan asam amino dari darah yang berguna untuk sel telurnya, karena asam amino yang dibutuhkan oleh nyamuk ini disebut isoleusin. Jika nyamuk betina bisa memperoleh jumlah isoleusin yang tepat, maka ia bisa menyimpan hingga 100 telur. Tapi jika tidak, mungkin ia hanya mampu menyimpan 10 telur. Pada saat nyamuk menusuk kulit maka ia akan mengeluarkan air liurnya yang mengandung zat kimia tertentu sehingga darah tidak membeku dan ia bisa menyedot darah sebanyak mungkin. Dan benjolan merah gatal yang muncul di kulit merupakan reaksi tubuh terhadap air liur nyamuk.

Para pembaca artikel ini ada beberapa ciri-ciri orang yang sering digigit nyamuk, adapun hal sebagi berikut:
1. Memiliki kulit lembut
Orang dengan kulit lembut akan memudahkan nyamuk untuk menembus ke dalam daging. Karena pada kulit tersebut akan memudahkan nyamuk menyedot darah.

2. golongan darah tertentu
Jenis golongan darah yang berbeda akan mengeluarkan bau yang berbeda pula sehingga ada yang menarik dan juga tidak menarik bagi nyamuk. Misalnya golongan darah O memiliki bau tertinggi dalam cairan tubuhnya yang lebih muda bagi nyamuk untuk mendeteksi.

3. Memiliki kolesterol dan steroid tinggi
Orang yang memiliki kadar kolesterol dan steroid tinggi di kulitnya cenderung lebih sering digigit nyamuk. Umumnya nyamuk akan mengikuti seseorang yang menghasilkan banyak kolesterol di kulitnya.

4. kadar asam urat yang tinggi.
Bau yang begitu kuat dari asam urat akan memungkinkan bagi nyamuk untuk mengikuti arah bau tersebut dan menggigitnya.

5.  Ibu hamil
Umumnya napas yang dikeluarkan oleh ibu hamil mengandung kadar karbondioksida yang lebih tinggi sehingga kesempatannya lebih besar untuk digigit nyamuk.

6. Mengeluarkan panas tubuh
Nyamuk menyukai panas karenanya jika seseorang merasa atau mengeluarkan panas dari tubuhnya akan lebih memberi kesempatan bagi nyamuk untuk menggigit.

7. Beraktivitas di luar ruangan
Umumnya nyamuk akan mencari objek yang bergerak karenanya banyak orang yang bermain di luar ruangan akan mendapat banyak gigitan nyaman.

Para pembaca artikel ini adalah hanya salah satu yang saya dapatkan di bangku kuliah saya dan masih banyak ilmu-ilmu yang bisa didapatkan mengenai judul yang saya terbitkan di atas dan mudah-mudahan bisa dapat berguna bagi pembaca setia di Blog Hidup Sehat.
Read More

Cara Menghindari Nyamuk di Rumah

Cara Menghindari Nyamuk di Rumah – Nyamuk adalah salah satu hewan serangga yang sangat berbahaya di lingkungan kita apa lagi kondisi rumah kita yang tidak bersih. Kita pasti semua tau bahwa gigitan nyamuk bisa menimbulkan berbagai penyakit misalnya malaria dengan hal itu kita tidak boleh pandang enteng karena itu bisa menyebabkan kematian. Dengan artikel ini akan memberikan beberapa Cara Menghindari Nyamuk di Rumah agar supaya kita tidak lagi terkena yang namanya penyakit yang terdapat pada nyamuk dan ini juga menjaga kesehatan rumah dan lingkungan serta keluarga kita untuk itu kiranya anda bisa dapat mempelajari dari artikel Cara Menghindari Nyamuk di Rumah yaitu sebagai berikut:

 

  Jaga kebersihan rumah dan lingkungan

            Jangan biasakan menggantung baju bekas pakai di gantungan dalam waktu lama, terutama di belakang pintu, karena nyamuk sangat menyukai bau keringat manusia. Bila memiliki hewan ternak, sebaiknya ternak ditempatkan terpisah dari rumah tinggal atau dibuatkan kandang tersendiri.


Maksimalkan sirkulasi udara

            Nyamuk sangat suka bersarang di lingkungan yang lembab, dingin dan gelap. Upayakan agar bangunan rumah memiliki sirkulasi udara dan bukaan pencahayaan alami yang cukup, sehingga mampu memberi akses udara dan sinar matahari ke dalam ruangan.
Penggunaan genteng kaca, glassblock dan fiber transparan dapat memaksimalkan pencahayaan alami di kamar mandi dan mengurangi potensi tempat-tempat gelap sebagai sarang nyamuk.
Rumah yang sehat dan bebas nyamuk adalah rumah yang tetap memiliki halaman dan bukan rumah yang keseluruhan luasnya dipergunakan sebagai ruang yang tertutup sehingga menjadi gelap dan sumpek.

Pemasangan Kasa Nyamuk
              Untuk mencegah nyamuk memasuki rumah, tirai atau kasa nyamuk dapat dipasang pada lubang-lubang ventilasi, jendela atau pintu. Kelambu juga dapat digunakan sewaktu tidur untuk mencegah gigitan nyamuk.

Hilangkan genangan air
             Tempat penampungan air seperti bak mandi, WC, ember, tempayan, vas bunga, tatakan pot bunga harus dikuras dengan rutin seminggu sekali dan ditutup dengan rapat.
Sampah dan barang bekas yang dapat menampung air hujan seperti kaleng bekas, botol, plastik dan ban bekas dapat dimanfaatkan kembali atau didaur ulang. Selokan di rumah harus di perhatian agar tetap mengalir dan bebas dari sampah. Talang penampung air hujan juga harus dibersihkan dengan rutin agar bebas dari sampah dan air hujan tidak tergenang sehingga dapat menjadi medium pembiakan nyamuk.

Pangkas tanaman yang terlalu rimbun
           Tanaman-tanaman yang berdaun rimbun di sekitar rumah memang memberi suasana teduh, segar dan alami. Akan tetapi sebaliknya, lokasi tersebut juga akan menjadi hunian yang disukai nyamuk. Untuk itu, pangkaslah daun-daun yang terlalu rimbun secara berkala untuk mencegah menjadi tempat hunian nyamuk.

Dengan artikel ini mudah-mudahan bisa membantu Anda dalam menjaga kesehatan rumah dan keluarga kita tetapi itu tergantung dari kita bagai mana dalam mengatasi rumah kita 

Read More